Nasional

Kemenpora Harap PPI Australia Dorong Pembentukan Forum Alumni Mahasiswa Indonesia di Australia

×

Kemenpora Harap PPI Australia Dorong Pembentukan Forum Alumni Mahasiswa Indonesia di Australia

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menerima audiensi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Australia, Selasa (14/1). Kedatangan PPI Australia ini diterima Deputi 2 Bidang Pengembangan Pemuda Raden Isnanta dan Staf Khusus (Stafsus) Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati.

Presiden PPI Australia Wildan Ali menyampaikan, pihaknya ingin membangun sinergi dengan Kemenpora RI.

“Kami ingin memperkenalkan kabinet yang baru terbentuk kepada Mas Menteri sekaligus meminta dukungan program-program yang bisa dikerjasamakan dengan Kemenpora,” ujar Wildan.

Ia menjenlaskan program yang direncanakan akan dilakukan. Ia menyebut, bahwa PPI Australia merencanakan forum pelajar Indonesia-Australia.

Ia berharap Menpora Dito bisa hadir menjadi keynote speaker dalam kegiatan tersebut.

Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Raden Isnanta menyambut baik kedatangan PPI Australia.

Raden Isnanta mengatakan, Kemenpora siap membantu sesuai regulasi yang ada, salah satunya dalam hal komunikasi intensif dengan pihak-pihak terkait.

Menurut Deputi Isnanta, perlu didorong adanya forum atau komunitas alumni mahasiswa Indonesia di Australia. Hal ini guna terjadi kesinambungan ide-ide positif dari para mahasiswa Indonesia di Australia dalam berkontribusi untuk Tanah Air.

“Para alumni ini bisa memberikan ide-ide barunya yang bisa diimplementasikan di Indonesia, memberikan solusi permasalahan yang ada di Indonesia,” ucap Deputi.

Harapan senada disampaikan Stafsus Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati. Bukan hanya wadah berkumpulnya para pelajar Indonesia di Australia, Stafsus Hasintya menginginkan PPI juga memiliki kontribusi untuk Negara.

“Karena pasti banyak potensi kontribusi yang bisa diberikan para pelajar Indonesia di Australia untuk negara,” tutur Hasintya.

Lebih lanjut Stafsus Hasintya menyoroti rencana kompetisi startup yang akan dilakukan PPI Australia. Menurutnya kompetisi ini bisa diarahkan untuk memiliki relevansi dengan isu-isu yang ada di Indonesia, atau memiliki keterkaitan dengan ekosistem yang ada di Indonesia.

“Kompetisinya bisa dibuat lebih relevan terhadap Indonesia. Sehingga ketika relevansi itu, pasti akan mudah untuk dibawa pulang ke Indonesia,” terang Hasintya. (rs)