Nasional

Wamenpora Taufik Apresiasi PBSI Luncurkan Platform Sport Science Analitic

×

Wamenpora Taufik Apresiasi PBSI Luncurkan Platform Sport Science Analitic

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat menghadiri peluncuran Platform PBSI Sport Science Analytics di Pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Cipayung, Jakarta Timur, Senin (13/1).

PBSI Sport Science Analytics merupakan platform berbasis website yang berfungsi sebagai pangkalan data kondisi atlet, catatan kejadian yang berhubungan dengan kesehatan, kebugaran dan cedera.

Selain itu, platform ini dapat merekomendasi intervensi dan program pengembangan dari tim pendukung yang meliputi tim medis, fisioterapi, dan nutrisi. Fitur-fitur utama dalam platform ini adalah input data terintegrasi, logbook dari bidang-bidang, dan komparasi atlet.

Wamenpora Taufik menjelaskan, pilot project program ini telah dicoba oleh Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024, namun datanya belum terstandarisasi dan masih tersebar di berbagai tempat. 

“Tugas federasi adalah memfasilitasi proses dan menyiapkan suasana yang kondusif bagi perkembangan atlet. Indonesia tidak boleh ketinggalan dalam memanfaatkan sains dan teknologi dalam membekali atlet menghadapi persaingan yang makin keras,” ujar peraih medali emas tunggal putra Olimpiade Athena 2004 ini.

Dalam kunjungannya, Wamenpora Taufik turut menyaksikan proses pengambilan data kondisi atlet seperti Bagas Maulana, Leo Rolly Camando, Daniel Marthin, M. Shohibul Fikri, Alwi Farhan, Ester Nurumi Tri Wardoyo, Komang Ayu Cahya Dewi, dan lain-lain.

Pengambilan data tersebut mencakup pengukuran profil medis umum, profil antropometri atau dimensi tubuh manusia seperti ukuran, proporsi, dan komposisinya, profil kebutuhan nutrisi, profil kebugaran dan tingkat kelelahan, komponen biomotor, serta screening aspek fisioterapis untuk mencatat riwayat cedera, ruang gerak sendi, otot, dan kontraksi maksimal otot.

Sebelumnya, Ketua Umum PP PBSI Muhammad Fadil Imran menyampaikan bahwa platform yang diluncurkan saat ini bersifat rintisan, masih belum sempurna, dan akan terus dikembangkan untuk membangun ekosistem sport science yang komprehensif.

Ia berharap melalui platform ini akan menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas dan transparansi pembinaan, sebagaimana dengan visi PBSI untuk menjadikan bulutangkis sebagai sumber kebanggaan dan kegembiraan bangsa.

“Visi kami adalah mewujudkan bulutangkis sebagai kebanggaan bangsa. Salah satu terjemahan visi tersebut adalah inovasi dan pembinaan atlet yang akan terus kami tingkatkan, mengingat persaingan dunia yang semakin ketat,” ujar Fadli dalam peluncuran platform tersebut.

Platform ini, dirancang untuk memantau kondisi atlet secara real-time, mencatat setiap perkembangan atau insiden, dan memberikan rekomendasi dari fisioterapis, dokter, hingga nutrisi. Data yang terkumpul akan menjadi dasar bagi pelatih teknik dan fisik dalam menyusun program latihan yang spesifik untuk setiap atlet.

“Melalui platform ini, kami dapat mengetahui kebugaran, daya tahan, dan kelincahan atlet secara langsung. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk memfasilitasi atlet mencapai prestasi tertinggi, termasuk di Olimpiade Los Angeles 2028,” tambahnya.

Ke depan, platform ini akan terus dikembangkan untuk membangun ekosistem pembinaan atlet yang lebih komprehensif, mencakup pelatih teknik, pelatih fisik, hingga katering. Dengan pendekatan yang transparan dan profesional, PBSI berharap dapat terus mencetak atlet bulutangkis berprestasi di kancah dunia. (rs)